Debu arena Colosseum Coliseum bukanlah hal baru bagi Proximo. Setiap kali ia melangkah ke dalam panggung pasir yang dikelilingi oleh ribuan teriakan warga Roma, aroma darah dan keringat selalu membangkitkan kenangan lama. Jauh sebelum ia menjadi seorang lanista—pemilik dan pelatih para budak petarung—ia adalah seorang pria yang hidup di bawah bayang-bayang pedang. Di tempat terkutuk inilah ia belajar bahwa hidup di dunia ini hanyalah tentang bagaimana cara bertahan dan mati dengan terhormat.
Weekly Timed Login
22 - 28 Juni 2026
Hadiah Langsung
Login 35 Jam
Hadiah Special
5 Atlantian Beruntung
Eternal Dragon Shop
22 - 28 Juni 2026
Hadiah Tier 1
Top Up Rp. 200.000,-
Hadiah Tier 2
Top Up Rp. 300.000,-
Hadiah Tier 3
Top Up Rp. 500.000,-
Top Up Rp. 1.000.000,- akan mendapat Seluruh Hadiah Tier

22 - 28 Juni 2026
Bagi para gladiatornya, Proximo adalah sosok yang dingin, keras, dan tanpa ampun. Ia memandang mereka bukan sebagai manusia, melainkan sebagai investasi yang harus menghasilkan emas. "Aku tidak membelimu untuk bertarung," telatnya sering kali bergema di barak yang gelap. "Aku membelimu untuk menghibur penonton. Menanglah, maka kau akan memenangkan hati mereka." Namun, di balik topeng ketangguhannya, ada luka mendalam yang ia sembunyikan rapat-rapat dari dunia luar.
Login 35 Jam
5 Atlantian Beruntung

Kehadiran seorang gladiator baru bernama Maximus mengubah segalanya. Proximo melihat sesuatu yang berbeda pada pria Hispania tersebut—bukan sekadar haus darah, melainkan api balas dendam dan kehormatan yang tak tergoyahkan. Maximus tidak bertarung demi emas atau pujian, melainkan demi sebuah prinsip yang lebih tinggi. Melihat Maximus, Proximo seperti bercermin pada masa mudanya sendiri, sebelum sinisme dan ketamakan mengikis rasa kemanusiaannya.
Top Up Rp. 200.000,-
Top Up Rp. 300.000,-
Top Up Rp. 500.000,-

Pertarungan demi pertarungan berlalu, dan Proximo mendapati dirinya perlahan-lahan mulai peduli. Ia yang biasanya hanya menghitung kepingan koin kegembiraan, kini mulai memikirkan nasib para petarungnya di bawah rezim kaisar baru yang lalim, Commodus. Dialog-dialog rahasia dengan Maximus mulai membuka kembali mata Proximo bahwa ada hal yang lebih berharga daripada sekadar bertahan hidup di bawah telapak kaki tiran, yaitu mati demi sesuatu yang benar.
Pembelanjaan 100.000 Koin

Ketika konspirasi untuk menggulingkan Commodus mulai memuncak, Proximo dihadapkan pada pilihan tersulit dalam hidupnya. Membantu Maximus melarikan diri berarti mempertaruhkan seluruh kekayaan, sekolah gladiator, dan nyawanya sendiri. Namun, melihat sorot mata Maximus yang penuh tekad, Proximo menyadari bahwa inilah saatnya ia melakukan satu tindakan yang benar-benar merdeka, sebuah tindakan yang tidak ditentukan oleh ketakutan atau perintah kaisar.
Top Up Rp. 1.500.000,-

Malam itu, ketika prajurit Pretoria menyerbu baraknya, Proximo berdiri tegak dengan pedang di tangan. Ia menolak untuk bersembunyi atau memohon ampunan. Sembari memberikan kunci pelarian kepada Maximus, ia tersenyum tipis, merasakan kebebasan sejati yang sesungguhnya untuk pertama kali sejak puluhan tahun lalu. Di bawah kepungan pedang musuh, Proximo gugur bukan sebagai seorang pedagang budak yang tamak, melainkan sebagai seorang pria merdeka yang memilih jalannya sendiri.
Pembelanjaan 350.000 Koin

Syarat dan Ketentuan Event:
Weekly Timed Login:
Eternal Dragon Shop:
Treat Sale:
Flattering Chord:
War Memory:
Notes:




