Di balik kabut tipis danau kuno, matahari mencapai titik puncaknya saat Midsummer Warfare dimulai. Ritual tahunan itu bukan sekadar pertempuran biasa, melainkan panggung perebutan Batu Solstice, pelindung abadi yang menyimpan energi musim panas. Dua faksi terbesar—Klan Ember dari Pegunungan Selatan dan Persekutuan Frostwing dari Lembah Utara—telah berkumpul di Dataran Sunspire dengan armor bersalut emas dan baja yang berkilau di bawah terik mentari.

24 - 30 Agustus 2026
Genderang perang bergema memecah keheningan, menandai dimulainya serangan pertama. Pasukan Ember menerobos garis depan menggunakan gajah perang berbalut zirah tembaga, melempar tombak-tombak api yang membakar padang rumput kering. Namun, Frostwing tidak tinggal diam; para penyihir mereka mengangkat tongkat es, menciptakan dinding beku raksasa untuk menahan laju serbuan sekaligus melindungi benteng pertahanan sementara mereka.
Login 2 Jam per Hari
Login 70 Jam

Pertempuran mencapai puncaknya di tengah padang Sunspire ketika kedua pemimpin bertatap muka. Jenderal Theron dari Klan Ember mengayunkan pedang besarnya yang membara, membelah garis pertahanan Frostwing dengan ketepatan yang mematikan. Di sisi lain, Panglima Freya dari Frostwing membalas dengan kecepatan tinggi, mengibaskan sepasang belati berlapis kristal es yang meninggalkan jejak embun beku di setiap sabetannya.
Top Up Rp. 50.000,-

Debu membubung tinggi, mengaburkan pandangan para prajurit saat pertarungan semakin membara. Panasnya matahari pertengahan musim panas seolah melipatgandakan kekuatan Klan Ember, membuat serangan mereka sulit dibendung. Namun, taktik bertahan yang rapat dari Frostwing berhasil memancing pasukan lawan masuk ke area perangkap berlumpur, mengurangi keunggulan kecepatan gajah perang Ember.
Pembelanjaan 50.000 Koin

Pertempuran mencapai puncaknya di tengah padang Sunspire ketika kedua pemimpin bertatap muka. Jenderal Theron dari Klan Ember mengayunkan pedang besarnya yang membara, membelah garis pertahanan Frostwing dengan ketepatan yang mematikan. Di sisi lain, Panglima Freya dari Frostwing membalas dengan kecepatan tinggi, mengibaskan sepasang belati berlapis kristal es yang meninggalkan jejak embun beku di setiap sabetannya.
Top Up Rp. 1.500.000,-

Debu membubung tinggi, mengaburkan pandangan para prajurit saat pertarungan semakin membara. Panasnya matahari pertengahan musim panas seolah melipatgandakan kekuatan Klan Ember, membuat serangan mereka sulit dibendung. Namun, taktik bertahan yang rapat dari Frostwing berhasil memancing pasukan lawan masuk ke area perangkap berlumpur, mengurangi keunggulan kecepatan gajah perang Ember.
Pembelanjaan 600.000 Koin

Syarat dan Ketentuan Event:
Arcade Night:
Virtual Domain:
August Warfare:
Supernova Shop:
Observer of Fate:
Notes:




